Skip to main content
    MSF nurse aid, Dmytro Mohylnytskyi, monitors a war-wounded patient inside the intensive care unit (ICU) of the MSF medical team during a journey from Pokvrosk in eastern Ukraine, to Lviv in western Ukraine.

    Krisis Ukraina

    Tanggap darurat

    Doctors Without Borders merespons krisis di Ukraina

    Berita terbaru

    Ukraina: Data medis pasien mengungkap bahwa serangan tanpa pandang bulu terus dialami warga sipil
    Ukraina: Data medis pasien mengungkap bahwa serangan tanpa pandang bulu terus dialami warga sipil
    22 Juni 2022, Lviv/Brussels – Data medis dan laporan dari pasien yang dievakuasi dengan kereta rujukan medis Médecins Sans Frontières (MSF) atau Docto...
    Ukraina: Doctors Without Borders Beroperasi di Stasiun Bawah Tanah Kharkiv
    Ukraina: Doctors Without Borders Beroperasi di Stasiun Bawah Tanah Kharkiv
    Sejak awal perang di Ukraina, Kharkiv, kota terbesar kedua di negara itu, telah sangat terdampak oleh serangan Rusia. Sementara banyak yang melarikan ...
    Ukraina: Di Odessa, "semua orang bersiap untuk yang terburuk"
    Ukraina: Di Odessa, "semua orang bersiap untuk yang terburuk"
    Carla Melki, koordinator darurat untuk Doctors Without Borders / Médecins Sans Frontières (MSF), baru saja kembali dari kota pelabuhan Odessa di Ukrai...
    Doctors Without Borders memobilisasi respons di Ukraina dan negara-negara terdekat
    Doctors Without Borders memobilisasi respons di Ukraina dan negara-negara terdekat
    Seiring dengan adanya ratusan ribu orang terpaksa melarikan diri, Doctors Without Borders bekerja untuk menyiapkan kegiatan tanggap darurat di Ukraina...
    Menemukan peran yang paling berguna – respons Doctors Without Borders di dalam dan sekitar Ukraina
    Menemukan peran yang paling berguna – respons Doctors Without Borders di dalam dan sekitar Ukraina
    “Keparahan, skala, dan kecepatan perang di Ukraina telah menciptakan kebutuhan dan penderitaan yang sangat besar,” kata Dr Joanne Liu, seorang dokter ...
    Ukraina: Pasokan medis darurat dikirim ke Kyiv dengan kereta api
    Ukraina: Pasokan medis darurat dikirim ke Kyiv dengan kereta api
    Sekitar pukul 6 sore waktu setempat, Sabtu 5 Maret, salah satu tim tanggap daruratDoctors Without Borders / Médecins Sans Frontires (MSF) di Ukraina b...
    Jalur aman bagi warga sipil dan akses bantuan kemanusiaan sangat dibutuhkan di Ukraina
    Jalur aman bagi warga sipil dan akses bantuan kemanusiaan sangat dibutuhkan di Ukraina
    Menyusul laporan memilukan yang kami terima dari staf Doctors Without Borders / (Médecins Sans Frontières) yang terperangkap di Mariupol kemarin, kami...

    Bagaimana kami merespons krisis di Ukraina

    Setelah berminggu-minggu berspekulasi, akhirnya pasukan Rusia melancarkan serangan ke beberapa kota pada akhir Februari 2022. Jutaan warga Ukraina kini terancam.

    Semakin banyak permintaan mendesak untuk pasokan medis yang disampaikan oleh banyak rumah sakit dan fasilitas kesehatan di bagian Ukraina yang terkena dampak perang. Doctors Without Borders mencari cara untuk mendonasikan apa yang dibutuhkan, di lokasi yang membutuhkannya. 

    Pasokan internasional Doctors Without Borders semakin banyak yang masuk ke Ukraina sehingga  memungkinkan lebih banyak tindakan menambah pasokan medis. Dan tim medis Doctors Without Borders yang berpengalaman bekerja di zona konflik juga mulai tiba di Ukraina.

    Saat ini, tim kami sedang mempersiapkan berbagai skenario yang memungkinkan kami untuk meningkatkan respons kami, termasuk memberikan perawatan bedah, pengobatan darurat, dan dukungan kesehatan mental bagi orang-orang yang kehilangan tempat tinggal. Respons kami saat ini meliputi:

     

    • Mengirim staf medis yang berpengalaman ke Ukraina untuk membantu tim kami yang sudah ada sebelumnya ;
    • Mengirim  kargo baru yang berisi pasokan medis darurat ke Ukraina;
    • Mendukung rumah sakit dan dokter dari jarak jauh, termasuk melalui telemedicine;
    • Menyumbangkan stok medis untuk operasi darurat dan perawatan trauma;
    • Mempersiapkan gudang dan transportasi untuk menyimpan persediaan kami
    • Mengkaji kebutuhan dalam negeri dan kemungkinan untuk menjangkau kota-kota seperti Odessa, Mykolaiv atau Kherson.
    MSF doctors without borders interventions Ukraine war

    Sejak pecahnya pertempuran di seluruh negeri, tim kami telah bekerja untuk meningkatkan respons guna memenuhi kebutuhan mendesak. Saat ini kami bekerja dengan sekitar 133 staf internasional di Ukraina dan mempekerjakan sekitar 570 staf Ukraina. Mereka bekerja sebagai tenaga medis (dokter, perawat); psikolog; logistik dan administrasi; dan manajemen. Saat ini kami memiliki tim yang berbasis di Dnipro, Ivano-Frankivsk, Kharkiv, Kyiv, Lviv, Odesa, Poltava, Pokrovsk, Kryvyi Rih, Uzhhorod, Kropyvnytskyi, Vinnytsia, Zaporizhzhia, dan Zhytomyr.

    Ukraina Tengah
    • Kyiv

    Tim Doctors Without Borders yang berada di Hostomel dan daerah lain di pinggiran Kyiv terus melakukan perawatan kesehatan dasar bersama dengan dokter dan perawat Ukraina. Kami juga telah mengintensifkan dukungan kesehatan mental kami dan mencari cara untuk lebih meningkatkan ruang lingkup kerja kami di area ini.

    Di kota Kyiv, kami memutuskan untuk menutup kegiatan kami pada akhir Juli. Situasi kemanusiaan dan kebutuhan akut terkait konflik perlahan pulih secara signifikan, meskipun kesenjangan dan hambatan bagi masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan yang mereka butuhkan tetap ada karena masalah ekonomi atau sistemik (pra-konflik). Perawatan kesehatan mental adalah salah satu masalah paling kritis, untuk itu tim sedang mengupayakan untuk mengadvokasi aktor kemanusiaan lainnya untuk membangun program jangka panjang. Ini juga berlaku untuk aktivitas kami di Chernihiv.

    • Kropyvnytskyi 

    Tim Doctors Without Borders melakukan donasi medis, pelatihan bagi petugas kesehatan dan first line responder, mendistribusikan barang-barang bantuan di tempat penampungan pengungsi dan melakukan sesi psikoedukasi dengan kelompok pengungsi dan konsultasi kesehatan mental individu baik di kota maupun di sekitarnya. Kami juga mendukung rumah sakit bersalin untuk membuat layanan yang lebih mudah diakses bagi penyintas kekerasan seksual dan berbasis gender (SGBV) dan membantu pembayaran obat-obatan dan transportasi untuk pasien.

    Ukraina Utara
    • Chernihiv

    Di Chernihiv, kami memutuskan untuk mengakhiri aktivitas kami pada akhir Juli. Situasi kemanusiaan dan kebutuhan secara akut terkait konflik telah pulih secara signifikan, meskipun kesenjangan dan hambatan bagi masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan yang mereka butuhkan tetap ada karena masalah ekonomi atau sistemik (pra-konflik). Perawatan kesehatan mental adalah salah satu celah yang paling kritis, di mana tim mengadvokasi aktor kemanusiaan lainnya untuk membuat program jangka panjang.

    • Kharkiv

    Mengikuti perkembangan keadaan keamanan dan kelanjutan sistem bawah tanah difungsikan kembali, kegiatan 'bawah tanah' Doctors Without Borders telah dipindahkan di atas tanah dan direstrukturisasi untuk membantu orang-orang yang tidak memiliki rumah untuk kembali dan/atau masih membutuhkan dukungan perawatan medis. Di dalam Kharkiv, kami saat ini membantu para pengungsi kota dari berbagai lokasi melalui klinik keliling. Sebagian kegiatan klinik dilakukan di lokasi jaringan relawan, sebagian lagi dilakukan di asrama yang diperuntukkan bagi pengungsi. Namun, karena serangan di kota (dan sekitarnya) kembali meningkat dalam beberapa minggu terakhir menyebabkan terhentinya aktivitas.

    Kota Kharkiv terus menerima gempuran setiap hari. Meskipun tampaknya serangan itu adalah serangan dengan target, tren dan detail yang tepat tetap menantang. Sementara itu, banyak daerah di utara tetap tidak terjangkau karena alasan keamanan minggu ini. Namun, tim kami dapat mengunjungi 11 lokasi, melakukan 17 klinik keliling di dalam dan di luar kota antara 11 Juli dan 24 Juli.

    Di luar kota: Kami telah memulai kunjungan rutin ke dua tempat penampungan di Donets dan dua tempat penampungan lainnya di Slobozhanske, memberikan konsultasi medis dan dukungan kesehatan mental. Kami juga bergerak ke desa-desa terpencil di Kharkiv oblast, yang awalnya berfokus pada sumbu Chuhuiv dan Pecheniy, untuk mengalisa situasi lapangan dan klinik keliling, guna membangun jejaring dan memberikan sumbangan.

    Masuk & Keluar: kami membuka layanan hotline untuk kota dan oblast untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan  akan obat-obatan dan konsultasi medis dan psikologis secara daring. Kami telah sepakat untuk bekerja sama dengan jaringan relawan untuk melakukan penjemputan dari gudang kami dan mendistribusikannya ke rumah-rumah penduduk.

    • Zhytomyr

    Di Zhytomyr, tim Doctors Without Borders terus memberikan bantuan sosial (paket makanan dan peralatan kebersihan) dan dukungan psikologis kepada semua pasien TB aktif untuk membantu mereka supaya tetap minum obat dengan benar dan menyelesaikan pengobatan. Kami juga mengirimkan sampel ke rumah sakit TB untuk pengujian sehingga kemajuan pasien selalu terpantau. Pada saat yang sama, kami terus mendukung Rumah Sakit TB regional dengan menyediakan mereka dengan TB dan obat-obatan lain serta bahan laboratorium dan makanan untuk pasien.

    Ukraina Barat
    • Zhuravychi

    Pada pertengahan Juni, tim Doctors Without Borders memperoleh izin resmi untuk mengakses pusat detensi yang menampung migran dan pencari suaka (sekitar 65 orang pada awal Juli) di Ukraina. Mayoritas orang telah ditahan antara dua sampai tiga minggu hingga delapan sampai sembilan bulan. Kami telah 3 kali mendatangi fasilitas tersebut dan menyediakan aqua tab, obat-obatan dan barang-barang non-makanan (terutama peralatan kebersihan dan bahan pembersih). Setelah melakukan observasi, Doctors Without Borders tidak melihat adanya kebutuhan yang signifikan untuk hadir terus-menerus di pusat detensi. Namun, tim memang menyaksikan tanda-tanda peningkatan tekanan kesehatan mental, terkait dengan peristiwa traumatis sebelumnya, kurangnya kebebasan bergerak selama konflik yang sedang berlangsung dan akses terbatas ke penerjemah. Oleh karena itu, tim akan memperkuat upaya untuk membangun advokasi terhadap Pemerintah Ukraina, IOM/UNHCR dan Uni Eropa untuk mencari solusi alternatif, termasuk pembebasan orang dan relokasi ke negara yang aman.

    • Uzhhorod dan Ivano-Frankivsk

    Kami telah melakukan pelatihan dengan profesional kesehatan setempat, termasuk tentang kesehatan mental untuk psikolog dan responden pertama, dan telah memulai sesi terapi kelompok dan konsultasi kesehatan mental individu dengan pengungsi dalam negeri.

    Di Ivano-Frankivsk kami mendukung klinik yang fokus kerjanya pada pasien pengungsi yang dijalankan oleh dokter yang mengungsi dari konflik itu sendiri dan di Uzhhorod kami menjalankan klinik keliling yang berfokus pada pengungsi yang tinggal di tempat penampungan umum.

    Kami terus melakukan donasi untuk fasilitas kesehatan di dua lokasi tersebut dan mendistribusikan paket barang-barang yang bukan makanan atau non-food item (NFI) untuk para pengungsi, khususnya di daerah pedesaan terdekat.

    Ukraina Selatan
    • Kryvyi Rih

    Di wilayah Kryvyi Rih yang lebih luas, Doctors Without Borders mulai menjalankan klinik keliling yang menyediakan layanan kesehatan dasar, termasuk kesehatan reproduksi dan seksual. Di Apostolove, tim Doctors Without Borders telah bekerja sama dengan rumah sakit untuk mengembangkan ruang gawat darurat dan tanggap korban dengan kapasitas massal mereka.

    • Mykolaiv dan Odesa

    Bashtanka (tepat di utara Mykolaiv): kami mulai menawarkan pelatihan tentang kesehatan mental, termasuk perawatan diri untuk para profesional kesehatan mental.

    Ukraina Timur
    • Dnipro

    Di dalam dan sekitar Dnipro, kami mendukung orang-orang rentan yang telah melarikan diri dari bagian-bagian oblast Donetsk dan Luhansk di mana konflik terjadi sangat intens, dan saat ini tinggal sementara atau jangka panjang di lebih dari 40 tempat penampungan.

    Banyak orang yang tinggal di tempat penampungan adalah kelompok sangat rentan, termasuk lansia, penyandang disabilitas, anak-anak tanpa pendamping dan orang-orang yang tidak mampu melakukan perjalanan lebih jauh ke barat di Ukraina atau di luar negeri.

    Di tempat penampungan, tim kami menjalankan klinik keliling, memberikan konsultasi medis; perawatan berkelanjutan dan pengobatan bagi penderita penyakit kronis seperti hipertensi, asma, diabetes, penyakit jantung, epilepsi; rujukan ke rumah sakit untuk pasien yang tidak sehat; pertolongan pertama psikologis dan konsultasi kesehatan mental; dan barang-barang kebutuhan dasar. Doctors Without Borders juga memberikan konsultasi dan rujukan bagi orang-orang yang pernah mengalami kekerasan seksual.

    • Zaporizhzhia

    Di Zaporizhzhia, kami memberikan bantuan kepada orang-orang terlantar;ribuan orang di antaranya mengungsi dari Mariupol, dan daerah lain di mana terjadi pertempuran sengit.

    Tim kami menjalankan klinik keliling di pusat penerimaan utama pengungsi dan mendukung lebih dari 30 tempat penampungan di seluruh Zaporizhzhia, menyediakan konsultasi medis; obat untuk penderita penyakit kronis seperti hipertensi, asma, diabetes, penyakit jantung, epilepsi; dan rujukan ke rumah sakit untuk pasien yang sakit berat; pertolongan pertama psikologis dan konsultasi kesehatan mental; dan barang-barang bantuan kebutuhan dasar.

    Kami juga menyumbangkan pasokan medis dan pelatihan untuk para staff dalam menangani korban secara massal, termasuk rumah sakit rujukan utama di Zaporizhzhia.

    • Wilayah Donetsk dan Luhansk (oblasts)

    Kami bekerja sama dengan rumah sakit dan pusat kesehatan primer yang dekat dengan garis depan di oblast Donetsk untuk memastikan mereka memiliki persediaan yang cukup dan pelatihan untuk dapat terus merawat pasien bahkan jika mereka terputus dari jalur pasokan akibat pertempuran sengit. Ini termasuk dukungan untuk perawatan kesehatan primer, pengobatan untuk penyakit kronis, perawatan kesehatan ibu dan trauma.

    Kami juga melengkapi beberapa rumah sakit dengan 'autonomy kits' atau peralatan pendukung infrastruktur, seperti panel surya, generator, dan cadangan air agar mereka dapat terus beroperasi jika listrik atau airnya terganggu, dengan sarana prasarana tersebut yang memungkinkan mereka untuk tetap bisa bekerja selama seminggu.

    Tim Doctors Without Borders mendukung beberapa rumah sakit tertentu untuk mengatur ulang dan memperkuat kapasitas ruang gawat darurat mereka dan untuk mempersiapkan kemungkinan masuknya pasien luka-luka dalam jumlah besar serta menyumbangkan obat-obatan dan persediaan khusus sebagai respons atas adanya permintaan dari beberapa fasilitas dan staf medis.

    Doctors Without Borders juga menjalankan layanan rujukan dengan ambulans. Di luar kota Dnipro dan Pokrovsk, layanan rujukan dari rumah sakit ke rumah sakit terlihat sangat aktif karena pertempuran di wilayah tersebut telah meningkat dalam beberapa minggu terakhir, sehingga layanan ini terus memindahkan pasien dari rumah sakit di dekat garis depan ke fasilitas kesehatan yang lebih jauh di tempat-tempat seperti Dnipro. Sejak dimulai, layanan rujukan ini telah mengangkut 307 pasien dengan ambulans Doctors Without Borders. Ambulans juga membawa pasien dari rumah sakit ke rujukan medis kereta Doctors Without Borders.

    Bekerja bersama jaringan sukarelawan dengan penuh semangat, kami mendukung kelompok orang-orang rentan yang telah tinggal, atau ditinggalkan – sebagian besar adalah lansia. Orang-orang yang tetap tinggal di rumah mereka atau di ruang komunitas lokal hidup di bawah tanah dalam kondisi yang seringkali jauh dari layak – dalam banyak kasus mereka tidak memiliki penerangan, air bersih, makanan atau toilet atau perawatan kesehatan.

    Kami fokus untuk membantu mengisi kesenjangan apa yang dibutuhkan masyarakat, menyediakan pengobatan untuk penyakit kronis, menyumbangkan barang-barang penting seperti air serta sumber daya untuk mengisi daya telepon dan lampu.

    Mendekati garis depan, ketidakamanan semakin meningkat, selain meningkatnya kebutuhan dalam hal kebutuhan dasar kesehatan dan komunikasi juga meningkat, kelompok-kelompok ini juga semakin sulit untuk bergerak mencari selamat. Kami membantu evakuasi orang-orang yang rentan, jika itu yang mereka inginkan termasuk memastikan akses evakuasi medis ke fasilitas.

    Respons tanggap darurat kami di negara-negara tetangga

    Belarus

    Menurut Komite Perbatasan Negara Belarus, lebih dari 32.000 orang Ukraina telah tiba sejak 24 Februari, termasuk sekitar 16.000 melalui perbatasan Ukraina-Belarusia, 19.600 melalui Polandia dan beberapa berdatangan melalui Lithuania (3000) dan Latvia (600). UNHCR telah mencatat lebih dari 16.670 orang menyeberang dari Ukraina ke Belarus pada 12 Juli (UNHCR).

    Di Belarus, tim asesmen Doctors Without Borders bergerak ke daerah perbatasan Belarus-Ukraina untuk mengkaji potensi kebutuhan medis dan kemanusiaan. Di Belarus, tim kami telah melihat adanya peningkatan jumlah orang yang dipindahkan secara paksa dari Ukraina yang membutuhkan bantuan medis dan dukungan sosial. Kami merespons kebutuhan pasien dari Ukraina, serta negara asal lainnya, di wilayah Minsk, Grodno, Brest, Gomel, Mogilev, dan Vitebsk. Di antara pasien kami, ada banyak anak dan orang-orang dengan penyakit tidak menular dan kronis termasuk diabetes dan hipertensi. Sebagian besar dari mereka sangat membutuhkan bantuan psikologis. Di Belarus, Doctors Without Borders terus menjalankan program rutinnya. Kami mendukung program nasional tuberkulosis (TB) di sektor sipil dan di penjara penjara.

    Sejak 2021, kami juga telah membantu orang-orang yang pergi lalu terdampar antara Belarus dan negara-negara Uni Eropa.

    Hongaria

    Sekitar 530.000 orang telah menyeberang sebagai pengungsi ke Hongaria pada 3 Mei (UNHCR). Kajian  kami sampai saat ini menunjukkan bahwa kebutuhan mendesak para pengungsi sudah terpenuhi secara memadai. Jika teridentifikasi ada kebutuhan yang belum tertangani, kami telah membangun kemitraan dengan organisasi lokal dan mendapat dukungan dari para dokter Hongaria untuk bisa memberikan perawatan kesehatan primer dan pertolongan pertama psikologis.

    Polandia

    Lebih dari 4,6 juta orang telah menyeberang dari Ukraina ke Polandia pada 18 Juli 2022 (UNHCR). Lebih dari 1,2 juta orang telah mendaftar untuk mendapatkan perlindungan sementara.

    Doctors Without Borders secara aktif bekerja untuk mendukung Kementerian Kesehatan  memberikan pengobatan bagi pasien tuberkulosis yang resisten terhadap obat, termasuk pasien yang sebelumnya didukung oleh Doctors Without Borders di Ukraina.

    Rusia

    Lebih dari 1.625.000 orang telah menyeberang ke Rusia dari Ukraina pada 12 Juli 2022 (UNHCR).

    Doctors Without Borders sudah berada di Rusia selama 30 tahun. Saat ini, tim Doctors Without Borders di Rusia bekerja sama dengan otoritas kesehatan di wilayah Arkhangelsk dan Vladimir untuk mendukung perawatan penting untuk menyelamatkan jiwa pasien tuberkulosis yang resisten terhadap obat. Dalam beberapa bulan terakhir, Doctors Without Borders meningkatkan bantuannya ke organisasi mitra di St Petersburg dan Moskow untuk memastikan kelanjutan pengobatan HIV untuk orang-orang dari Ukraina dan orang lain yang membutuhkannya. Kami melihat adanya peningkatan jumlah orang dari Ukraina yang hidup dengan HIV dan hepatitis C yang membutuhkan isi ulang untuk obat antiretroviral mereka.

    Bersamaan dengan ini, Doctors Without Borders baru-baru ini mulai membantu orang-orang yang mengungsi ke Rostov dan Voronezh (sejak Februari 2022), berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat. Pada Mei 2022, Doctors Without Borders meluncurkan layanan hotline yang bertujuan menyediakan layanan rujukan untuk dukungan mediko-sosial kepada para pengungsi dan orang-orang terlantar dari Ukraina. Pada pertengahan Juli, Doctors Without Borders dengan dukungan dari spesialis lokal menanggapi kebutuhan lebih dari 160 orang. Bekerja sama dengan LSM lokal, Doctors Without Borders mengirimkan barang-barang bantuan penting termasuk di dalamnya terdapat makanan, glukometer, dan bahan sekali pakai kepada pasien diabetes dari Ukraina di Voronezh. Kami memberikan bantuan tambahan makanan dan barang-barang kebersihan. Doctors Without Borders bekerja sama dengan organisasi lokal, pekerja sosial dan penyedia layanan kesehatan local dengan tujuan untuk menghubungkan populasi yang membutuhkan layanan medis dan kemanusiaan dan meningkatkan kemampuan mereka untuk menerima dukungan medis dan kemanusiaan sesuai kebutuhan. Seperti di negara mana pun, pekerjaan kami di Rusia difokuskan pada penyediaan perawatan medis yang dapat kami berikan, sesuai kebutuhan medis.

    Slovakia

    Lebih dari 589.000 orang telah menyeberang ke Slovakia dari Ukraina, lebih dari 320.000 telah menyeberang dari Slovakia ke Ukraina, dan 81.000 telah mendaftar untuk perlindungan sementara di Slovakia, per 12 Juli 2022 (UNHCR).

    Kami telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kementerian Kesehatan untuk dapat mengimpor perbekalan kesehatan dan kami telah melatih tenaga kesehatan tentang TB dan MDR-TB, dan SGBV.

    Untuk saat ini, persoalan krisis kemanusiaan dan kebutuhan medis ditanggung oleh otoritas lokal dan masyarakat sipil