Gempa bumi di Venezuela: Respons Doctors Without Borders
Kerusakan di La Guaira setelah dua gempa bumi melanda Venezuela pada tanggal 24 Juni. Tim Doctors Without Borders telah menyumbangkan peralatan pertolongan pertama ke rumah sakit dalam beberapa hari terakhir. Venezuela, Juni 2026 © Mariana Zupo/MSF
Pada malam tanggal 24 Juni, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang Venezuela, yang disusul gempa kedua berkekuatan magnitudo 7,5 kurang dari satu menit kemudian. Kedua gempa tersebut menyebabkan kerusakan yang meluas, dengan Kota La Guaira dan Caracas menjadi wilayah yang paling terdampak. Menurut pihak berwenang, sedikitnya 1.430 orang meninggal dunia dan 3.230 lainnya mengalami luka-luka. Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung, meskipun fase awal penanganan trauma darurat mulai berakhir.
Rumah sakit yang kewalahan menerima pasien pada hari-hari pertama setelah gempa kini mulai menerima lebih sedikit pasien. Diperkirakan lebih dari 1.500 bangunan mengalami kerusakan, sebagian besar merupakan rumah tinggal. Akibatnya, banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan kini membutuhkan tempat tinggal sementara, air bersih dan layanan sanitasi, makanan, serta layanan kesehatan.
Tim Doctors Without Borders memuat perlengkapan medis dan peralatan trauma yang mencakup perban, antibiotik, dan obat pereda nyeri yang paling dibutuhkan untuk para korban luka di rumah sakit. Venezuela, Juni 2026 © MSF
Bagaimana respons Doctors Without Borders di Venezuela?
Tim Doctors Without Borders menyiapkan dan mendistribusikan paket perlengkapan medis darurat untuk penanganan trauma ke rumah sakit-rumah sakit di Caracas dan La Guaira. Hingga tanggal 29 Juni, delapan rumah sakit telah menerima pasokan medis yang cukup untuk memenuhi kebutuhan perawatan sekitar 3.500 pasien.
Sebagai salah satu dari sedikit organisasi bantuan internasional yang hadir pada jam-jam pertama setelah bencana, Doctors Without Borders mampu mengisi kekosongan pasokan medis yang sangat dibutuhkan ketika stok darurat di rumah sakit telah habis. Paket perlengkapan yang terus kami donasikan ini dirancang untuk membantu mencegah kehilangan darah yang cepat akibat cedera traumatis.
Seiring berakhirnya fase awal penanganan trauma, kami kini mengalihkan fokus ke lokasi-lokasi pengungsian informal tempat para penyintas tinggal. Di Caracas, lebih dari 1.500 bangunan, yang sebagian besar merupakan rumah tinggal, dilaporkan mengalami kerusakan. Ribuan orang mengungsi dan kini tinggal di permukiman sementara, termasuk di taman dan stadion.
Doctors Without Borders berencana memberikan dukungan medis dan kemanusiaan melalui klinik keliling serta menyediakan layanan kesehatan mental bagi masyarakat yang terdampak.
Dukung pekerjaan kemanusiaan kami
Bantu kami menyediakan perawatan medis penyelamat nyawa selama keadaan darurat dengan berdonasi hari ini