Skip to main content
Darurat RD Kongo: Doctors Without Borders bersiap melakukan respons skala besar terhadap wabah Ebola Selengkapnya

    Doctors Without Borders berduka atas meninggalnya Hussein Alnajjar, rekan ketigabelas yang tewas di Gaza

    MSF flag

    Bendera Doctors Without Borders. © iAko M. Randrianarivelo/Mira Photo

    17 September 2025 – Doctors Without Borders/Médecins Sans Frontières (MSF) merasa terkejut dan berduka atas meninggalnya rekan kami, Hussein Alnajjar, yang wafat pada 16 September di Gaza akibat luka pecahan bom dari serangan udara Israel di dekat tendanya lima hari sebelumnya. Kakak ipar dan keponakannya juga terluka dalam insiden yang sama.

    Ini bukanlah sebuah kecelakaan tragis; ini sekali lagi menunjukkan bahwa tidak ada tempat yang aman di Jalur Gaza.

    Hussein adalah seorang yatim piatu yang tumbuh tanpa ayah, anak sulung dari empat bersaudara, serta menjadi sumber kekuatan dan dukungan bagi keluarganya. Ia adalah perawat berdedikasi yang telah bekerja untuk Doctors Without Borders di klinik kami di Deir al-Balah dan Khan Younis sejak Januari 2024. Sebelumnya, ia juga bekerja bersama tim Doctors Without Borders sebagai teknisi sterilisasi dalam proyek rekonstruksi anggota tubuh di rumah sakit Al-Awda.

    Hussein Alnajjar

    Hussein Alnajjar, seorang perawat Doctors Without Borders yang tewas dalam serangan udara Israel pada September 2025. Tanpa tanggal, Gaza, Palestine.

    Hussein dikenal penuh semangat dan mencintai kehidupan. Ia adalah seorang suami dan ayah dari tiga anak kecil, dan dengan penuh harap menantikan saat adiknya — yang selama ini ia bantu secara finansial — lulus dari sekolah kedokteran di Mesir.

    Hussein adalah rekan Doctors Without Borders ketigabelas yang tewas sejak perang di Gaza dimulai. Kami sangat marah bahwa kekerasan militer terus merenggut nyawa rekan-rekan Palestina kami.

    Kami dengan tegas mengutuk pembunuhannya dan kembali menyerukan pemulihan segera gencatan senjata serta perlindungan bagi warga sipil.

    Dalam momen duka yang mendalam ini, pikiran kami bersama istri Hussein, anak-anaknya, serta seluruh keluarga dan teman-temannya yang harus menanggung kehilangan ini. Pertumpahan darah ini harus dihentikan.

    Categories